Selasa, 09 Juni 2020

Rangkuman Meteri Pertmuan 2

     A.   PENYIMPANAN PRIMER

Penyimpanan primer (primary memory) atau disebut juga Memori utama (main memory) dan memori internal (internal memory).Komponen ini berfungsi sebagai pengingat.Dalam hal ini, yang disimpan didalam memori dapat berupa data atau program. Penyimpanan primer dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
1.       RAM
2.       ROM
     B.     PENYIMPANAN SEKUNDER

Penyimpanan sekunder atau disebut secondary memory adalah penyimpanan data yang relative mampu bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama di luar CPU maupun penyimpanan primer. Ada dua jenis penyimpanan sekunder, yaitu :
1.       Serial/sequential access storage device(SASD)
2.       Direct access storage device (DASD)
     C.    JENIS MEDIA PENYIMPANAN FILE
1.      Magnetic Tape
Adalah alat penyimpanan data untuk berkas besar, yang di akses dan diproses secara sequential. Magnetic tape dibuat dari bahan plastik tipis yang dilapisi oleh besi magnet oksida pada satu sisinya, berwarna merah kecoklatan.
2.      Magnetic Disk
Adalahpiranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer. Magnetic disk terdiri dari logam yang kaku atau plastic yang fleksibel.
3.      Optical Disk
Optical disk tidak menggunakan bahan yang bersifat magneti sama sekali. Optical disk menggunakan bahan spesial yang dapat diubah oleh sinar laser menjadi memiliki spot-spot yang relatif gelap atau terang.contoh dari optical disk ini adalah CD-RW dan DVD-RW.

            PRIMARY MEMORY / MAIN MEMORY
Ada 4 bagian di dalam primary storage, yaitu:
1.       Input Storage Area
Untuk menampung data yang dibaca.
2.       Program Storage Area
Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
3.       Working Storage Area
Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4.       Output Storage Area Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.

Primary Memory komputer terdiri dari 2 bagian, yaitu:
1.       RAM (Random Access Memory)
Bagian dari main memory, yang dapat kita isi dengan data atau program dari disket atau sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja didalam memori. RAM bersifat Volatile.
2.       ROM (Read Only Memory)
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus. Misal: diisi penterjemah (interpreter) dalam bahasa BASIC.
Jadi ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang kita buat. ROM bersifat Non Volatile.

Tipe-tipe lain dari ROM Chip, yaitu:
1.      PROM (Programmable Read Only Memory)
2.      EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
3.      EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)

SECONDARY MEMORY / AUXILARY MEMORY
       
             Memori pada CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpan data yang permanen sangat diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU pada saat diperlukan. Alat tersebut dinamakan Secondary Memory / Auxiliary Memory atau Backing Storage.

Ada 2 Jenis Secondary Storage, yaitu:
1.      Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)
2.      Direct Access Storage Device (DASD)

HIERARKI STORAGE
            
              Pada memori tambahan pengaksesan data dilakukan secara tidak langsung yaitu dengan menggunakan instruksi-instruksi seperti GET, PUT, READ atau WRITE.
Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpanan:
1.      Cara penyusunan data
2.      Kapasitas penyimpanan
3.      Waktu akses
4.      Kecepatan transfer data
5.      Harga
6.      Persyaratan pemeliharaan
7.      Standarisasi

MAGNETIC TAPE

Magnetic tape adalah model pertama dari secondary memory. Tape ini juga dipakai untuk alat Input/Output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya.
Panjang tape pada umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar. Mekanisme aksesnya adalah tape drive.

            REPRESENTASI DATA DAN DENSITY PADA MAGNETIC TAPE
           
             Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Tape terdiri atas 9 track, 8 track dipakai untuk merekam data dan track yang ke 9 untuk koreksi kesalahan.
            Salah satu karakteristik yang penting dari tape adalah density (kepadatan) dimana data disimpan. Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tadi. Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch (bpi). Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan 6250 bpi. (bpi ekivalen dengan character per inch).

PARITY DAN ERROR CONTROL PADA MAGNETIC TAPE

           Salah satu teknik untuk memeriksa kesalahan pada magnetic tape adalah dengan parity check.
Ada 2 jenis Parity Check, yaitu:
1.      Odd Parity (Parity Ganjil) Jika data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil. Jika jumlah 1 bit nya sudah ganjil, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bit nya masih genap, maka parity bit nya adalah 1 bit.
2.      Even Parity (Parity Genap)
Bila kita merekam data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah genap. Jika jumlah 1 bitnya sudah genap, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bit nya masih ganjil, maka parity bit nya adalah 1 bit.



0 komentar:

Posting Komentar