Selasa, 09 Juni 2020

Rangkuman Materi Pertemuan 1

Pengertian Sistem Berkas
            Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam system operasi. Terdapat dua bagian penting dalam system berkas, yaitu :
  • ·         Kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data, serta.
  • ·         Struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam system

Konsep Dasar Berkas
            Komputer dapat menyimpan informasi ke beberapa media penyimpanan yang berbeda, seperti magnetic disks, magnetic tapes dan optical disks. Agar komputer dapat digunakan dengan nyaman, system operasi menyediakan system penyimpanan dengan sistematika yang seragam. Sistem operasi mengabstraksikan property fisik dari media penyimpanannya dan mendefinisikan unit penyimpanan logis yaitu berkas. Media penyimpanan ini umumnya bersifat non-volatile, sehingga kandungan di dalamnya tidak akan hilang jika terjadi gagal listrik maupun system reboot.
            Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder. Biasanya berkas merepresentasikan program dan data. Data dari berkas dapat bersifat numeric, alfabetik, alfanumerik atau pun biner. Format berkas juga bias bebas, misalnya berkas teks atau dapat juga diformat pasti. Secara umum, berkas adalah urutan bit, byte, baris atau catatan yang didefinisikan oleh pembuat berkas dan pengguna.
            Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpan dalam berkas. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh berkas, sesuai dengan jenisnya masing-masing. Contohnya :
  • ·         Text file; yaitu urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris
  • ·         Source file; yaitu urutan subroutine dan fungsi yang nantinya akan dideklarasikan
  • ·         Object file; merupakan urutan byte yang diatur ke dalam blok-blok yang dikenali oleh linker dari system
  • ·         Executable file; adalah rangkaian code section yang dapat dibawa loader ke dalam memori dan dieksekusi

Atribut Pada Berkas
            Nama berkas biasanya berupa string atau karakter. Beberapa system membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam penamaan sebuah berkas, sementara system yang lain menganggap kedua hal di atas sama. Ketika berkas diberi nama, maka berkas tersebut akan menjadi madiri terhadap proses, pengguna bahkan system yang membuatnya. Atribut berkas terdiri dari :
  • ·         Nama; merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bias dibaca oleh manusia (human-readable form)
  • ·         Type, dibutuhkan untuk system yang mendukung beberapa type berbeda
  • ·         Lokasi; merupakan pointer ke device dan ke lokasi berkas pada device tersebut
  • ·         Ukuran (size); yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte, huruf atau pun blok
  • ·         Proteksi; adalah informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis dan mengeksekusi berkas
  • ·         Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna; informasi ini biasanya disimpan untuk :

1.       Pembuatan berkas
2.       Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
3.       Penggunaan terakhir berkas
Informasi tentang seluruh berkas disimpan dalam struktur direktori yang terdapat pada penyimpanan sekunder. Direktori, seperti berkas, harus bersifat non-volatile, sehingga keduanya harus disimpan pada sebuah device dan baru dibawa bagian per-bagian ke memori pada saat dibutuhkan.
Operasi Pada Berkas
            Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus dan sebagainya. Berikut dapat kita lihat apa yang harus dilakukan system operasi pada keenam operasi dasar pada berkas.
  • ·         Membuat Sebuah Berkas
  • ·         Menulis Pada Sebuah Berkas
  • ·         Membaca Sebuah Berkas
  • ·         Menempatkan Kembali Sebuah Berkas
  • ·         Menghapus Sebuah Berkas
  • ·         Memendekkan Berkas

Beberapa informasi yang terkait dengan pembukaan berkas, yaitu :
·         Penunjuk Berkas
·         Penghitung Berkas yang Terbuka
·         Lokasi Berkas Pada Disk
Jenis Berkas
JENIS BERKAS
AKHIRAN
FUNGSI
Executable
.exe, .com, .bat, .bin
Program yang siap dijalankan
Objek
.obj, .o
Bahas mesin, kode terkompilasi
Source Code
.c, .cc, .pas, .java, .asm
Kode asal dari berbagai bahasa
Batch
.bat, .sh
Perintah pada shell
Text
.txt, .doc
Data text, document
Pengolah kata
.wpd, .tex, .doc
Format jenis pengolah data
Library
.lib, .a, .dll
Library untuk rutin program
Print, gambar
.ps, .dvi, .gif
Format ASCII atau biner untuk dicetak
Archive
.arc, .zip, .tar
Beberapa berkas yang dikumpulkan

Berkas Dan Akses

Sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpan eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

File

Kumpulan dari record-record yang saling berhubungan.

Klasifikasi Data
  •       Kelompok Data Tetap
  •       Kelompok Data Tak Tetap
  •       Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu


Klasifikasi File
  •       Master File ( Berkas Induk )
  •       Transaction File (Berkas Transaksi)
  •       Report File (Berkas Laporan)
  •       Work File (Berkas Kerja)
  •       Program File (Berkas Program)
  •       Text File (Berkas Teks)
  •       Dump File (Berkas Tampung)
  •       Library File (Berkas Pustaka)
  •       History File (Berkas Sejarah)


MASTER FILE

Adalah file yang berisi data yang relatif tetap. Ada 2 jenis Master File :
  •        Reference Master File;

File yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
  •        Dynamic Master File;

File yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi.

TRANSACTION FILE

Adalah file yang berisi record-recod yang akan memperbaharui / meng-update recordrecord yang ada pada master file. Meng-update dapat berupa : Penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.

REPORT FILE

Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user. File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.

WORK FILE

Merupakan file sementara dalam sistem. Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

PROGRAM FILE
           
             Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama.

TEXT FILE

Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

DUMP FILE

Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

LIBRARY FILE

          Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

HISTORY FILE

File ini merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.
MODEL AKSES FILE
Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu :
  •        Input File
  •        Output File
  •        Input/Output File

ORGANISASI FILE

Adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.       Sequential
2.       Relative
3.       Indexed Sequential
4.       Multi – Key

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
  •        Direct Access
  •        Sequential Access

Direct Access

Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.

Squential Access

Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
·         
      Menurut Penggunaannya ada 2 cara :
1.      Batch;
2.      Interactive;
·         Menurut operasi file ada 4 cara :
1.      Creation
2.      Update
3.      Retrieval
4.      Maintenance


0 komentar:

Posting Komentar